Helo Frens! Apa kabar kalian? Selamat datang di OBI, Our Biggest Insecurity..
Kali ini, saya membagikan cerita dari seorang pria
dengan kisah insecuritynya.. Kita sebut dengan inisial AL, seorang yang menyebut dirinya sebagai calon aktor yang juga menjadi pejuang insecure. Banyak nilai yang bisa diambil dari
kisahnya, untuk lebih dekat lagi dengan AL langsung saja baca kisah berikut,
Frens…
(POV AL)
Sebagai pria, gua pernah sih mengalami hal ini. Menurut
gua itu hal yang wajar asalkan kita ga berlebihan aja dalam menanggapi soal
insecure. Insecurity terbesar gua ketika punya perasaan sama seorang wanita
yang secara finansial bisa gua bilang cukup berada. Dan pada saat itu gua
bener-bener suka sama dia. Saat pertama sadar kalau gua punya perasaan sama
dia, gua belum tahu kalau si wanita ini berkehidupan yang serba mewah. Tiap
kali gua liat instastory di instagramnya, dia selalu menunjukkan kemewahannya.
Entah dengan menginap di apartemen, jalan-jalan ke mall dengan temannya, hiasan
kamarnya yang aestetik dan indah, makan makanan dan minuman yang selalu dia
pamerkan, dan gua yakin duit jajan gua sebulan juga ga bakal cukup kalo gua
jalan sama dia. Dari sini insecure gua muncul. Gua mulai ga percaya diri. Soal
tampang oke gua maju,tapi kalo soal duit gua down. Karena gua berpikir pada
saat itu kalo gua coba untuk mendekati dia, otomatis gua ga mungkin ngajak dia
jalan ke tempat yang biasa-biasa aja dong, karena gua gamau kesannya gua kere
gitu di depan dia.
Ini pengalaman pas gua masih duduk di bangku SMA, yang
dulu gua setiap pulang sekolah cuma mampu naik koantas bima karena yaaa orang
tua gua belom bisa beliin gua motor karena gua belum punya SIM. Kendala gua
selalu di uang karena gua ga mungkin minta duit orang tua yang tujuannya untuk foya-foya
untuk membahagiakan orang yang gua suka. Karena gua selalu berpikir dia cantik
udah gitu kaya, kayaknya ga cocok sama gua yang begini.
Rasa percaya diri gua jadi turun dan gua ga bisa melanjutkan langkah gua untuk mendekati si wanita ini. Gua berkesimpulan akan ada saatnya gua bertemu dengan sosok wanita yang pas dan setara dengan gua, dan bisa bahagia dengan cara yang sederhana. Dan Alhamdulillahnya butuh waktu lama sih hehe.. Tapi gapapa selama kita sabar dan terus berusaha perlahan harapan itu akan terwujud dan tak lupa juga gua berdoa supaya mendapatkan pasangan yang bisa nerima gua apa adanya dan bisa diajak bahagia walau dengan cara yang sederhana. Karena gua sangat suka dengan kesederhanaan bukan kekinian yang ujungnya ngabisin duit doang. Menurut gua dengan cara sederhana ini gua bisa bahagia dengan orang yang gua sayangi sekarang. Alhamdulillahnya dia selalu mengerti dengan keadaan gua yang sekarang ini, jadi perlahan rasa insecure gua menghilang.
Permasalahan insecure di kalangan anak muda zaman sekarang sering
kali terjadi. Solusinya menurut gua pribadi bersyukur aja dengan apa yang lu
punya sekarang. Jangan liat orang lain tapi coba kita liat diri kita sendiri.
Kemampuan diri kita ada di mana dan sampai pada titik apa. Karena gua yakin
yang insecure itu orang-orang yang ga bersyukur sama hidupnya. Jadi perasaan
insecure boleh kalian dapati akan tetapi jangan sampai membuat mental kalian
down dan gamau maju buat jadi yang terbaik. Insecure boleh tapi terpuruk
jangan. Karena Allah telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya. Tiada manusia yang sempurna. Menjadi
perfeksionis itu bukan solusi. Jangan biarkan insecure menjadi kendala bagi
hidup kita. Kita hidup butuh ketenangan bukan kecemasan. Sayangi diri kita
sekarang dengan cara menyayangi diri kita sendiri dan bersyukur dengan apa yang
kita punya dan dapatkan. Jiwa kita menjadi sehat hidup pun juga akan tenang.
Ambil yang positif dari seseorang yang menurut lu bikin insecure tapi jangan rubah
diri menjadi seperti orang lain. Sampai kapanpun lu akan terus gagal menjadi
manusia. Karena sifat perfeksionis yang selalu lu tanamkan. Karena menurut gua
sifat perfeksionis bukan solusi untuk menghilangkan insecure. Intinya
bersyukur, bersyukur, dan bersyukur. Okey cukup sekian.. Semangat ya pejuang
insecure!
--nmc--
3 Komentar
Ternyata insecure ga mandang gender ya😂 iyasih namanya manusia, makhluk sosial, yang tidak mungkin terlepas dari rasa insecure
BalasHapusIntinya harus bisa bersyukur yaa. Sangat bermanfaat sekali ini informasinya semoga bisa ga insecure lagi. Semangat terus wahai nak muda
BalasHapusHarus banyak banyak bersyukur ya! thank you udh sharing! Mangat terozzz mawaaa
BalasHapusTerima Kasih Frens!